Cara Menghilangkan Bekas Cacar di Wajah dengan Cepat dan Ampuh

No ratings yet.

Cara Menghilangkan Bekas Cacar di Wajah – Bekas cacar dapat mengganggu penampilan, apalagi jika terdapat di area yang mudah terlihat seperti di wajah. Tak jarang hal ini dapat membuat kita kehilangan rasa percaya diri dan merasa minder dalam bergaul. Untuk mengatasi bekas luka, ada banyak cara medis yang bisa dilakukan.

Mulai dari menggunakan krim wajah, teknologi laser, hingga bedah plastik. Namun, ada pula cara alami yang dipercaya dapat membantu untuk memudarkan bekas luka pada wajah jika dilakukan dengan benar dan telaten. Berikut ini adalah bahan-bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk memudarkan bekas cacar pada wajah.

Cara Menghilangkan Bekas Cacar di Wajah

Minyak kelapa Cukup Ampuh untuk hilangkan Cacar

cara menghilangkan luka

Minyak kelapa memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya untuk mengatasi bekas cacar pada wajah. Sifat anti-inflamasi yang dimiliki minyak kelapa dapat membantu mengurangi infeksi kulit dan atasi masalah kulit seperti eksim, dermatitis, dan jerawat. Kandungan vitamin E di dalamnya juga diketahui dapat mempercepat pemulihan masalah kulit karena luka bakar dan menghilangkan bekas cacar.

Panaskan minyak kelapa untuk mengencerkan, kemudian oleskan minyak kelapa yang hangat ke wajah. Pijat wajah secara lembut khususnya pada bagian dengan bekas cacar selama beberapa menit, diamkan hingga menyerap dan kemudian bilas dengan air bersih.

Gunakan Madu untuk Mengobati bekas Cacar

hilangkan bekas luka

Madu baik untuk digunakan sebagai perawatan wajah, khususnya untuk menghilangkan bekas cacar bakar. Kandungan antibakteri dan antioksidan yang ada pada madu dikenal dapat mencegah inflamasi pada luka baru dan bantu memudarkan bekas luka lebih cepat.

Baca Juga:  4 Cara Menghilangkan Bulu Ketiak Secara Permanen

Untuk menggunakan madu sebagai perawatan bekas cacar pada wajah, Anda dapat menjadikannya sebagai sleeping mask atau mencampurnya dengan bahan lain untuk digunakan sebagai masker. Anda dapat coba mencampurkan madu dengan perasan jeruk nipis, minyak zaitun, atau yoghurt.

Selain untuk menghilangkan bekas luka, madu juga memiliki khasiat lain untuk kecantikan. Seperti untuk membantu mencerahkan kulit, melindungi kulit dari radikal bebas, hingga mencegah penuaan dini.

Cuka apel dapat Ngilangin Bekas Cacar

Menghilangkan Bekas Luka dengan minyak kelapa dengan cuka apel

Cuka apel saat ini tengah populer digunakan sebagai bahan alami untuk perawatan kulit wajah, karena dapat membantu atasi jerawat dan kulit berminyak. Namun selain untuk melawan jerawat, cuka apel juga dapat memudarkan noda pada wajah karena bekas jerawat atau penuaan dini dengan kandungan Alpha Hydroxy Acid (AHA) di dalamnya. Asam asetat dalam cuka apel juga dapat merawat dan memudarkan bekas lupa pada wajah.

Cuka apel memang memiliki bau menyengat yang bisa membuat tak nyaman jika digunakan secara langsung. Maka dari itu Anda bisa mencampurkan cuka apel dengan bahan lain. Campurkan 1 sendok cuka apel dengan 1 sendok makan air dan gunakan sebagai toner di malam hari, atau campur dengan madu untuk dijadikan sebagai masker.

Mengatasi bekas Cacar dengan Lidah buaya

cara menyamarkan luka

Tak hanya dapat digunakan untuk menjaga kesehatan rambut, lidah buaya juga dapat membantu mengurangi bekas cacar pada wajah. Sifat anti-inflamasi pada lidah buaya dapat mempercepat penyembuhan luka dan mengobati luka bakar. Lidah buaya juga kaya akan kandungan lignin dan asam amino yang bisa mempercepat regenerasi sel dan memperbaharui kulit wajah.

Untuk menghilangkan bekas cacar dengan lidah buaya, oleskan secara langsung bagian gel bening lidah buaya pada bekas luka. Diamkan selama kurang lebih satu jam hingga gel meresap, kemudian bilas dengan air. Sebelum memulai, pastikan lidah buaya dalam keadaan bersih dan tidak ada getah kuning yang masih menetes. Karena getah lidah buaya malah akan membuat kulit iritasi.

Selain baik untuk menghilangkan bekas cacar, lidah buaya juga dapat melembabkan kulit dan menenangkan kulit yang kemerahan atau iritasi.

Jeruk nipis menghilangkan bekas cacar dengan Alami

Jeruk nipis memang memiliki banyak khasiat bagi tubuh, khususnya bagi perawatan kulit wajah. Vitamin C yang terkandung pada jeruk nipis ini dapat membantu proses pemulihan luka dan meredakan kulit yang kemerahan. Kandungan AHA pada jeruk nipis juga berperan untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan mendorong pembentukan sel kulit baru, sehingga dapat mengurangi tampilan bekas cacar.

Baca Juga:  Cara Menghilangkan Kutu Rambut dengan Mudah dan Permanen

Namun Anda tetap harus berhati-hati dalam menggunakan jeruk nipis pada wajah, karena jika dipakai berlebihan dapat membuat kulit kering dan iritasi.

Mitos Seputar Cacar Air?

penyebab bekas luka sulit hilang

Seluruh penyakit di dunia ini pasti mempunyai mitos masing-masing. Entah dari cara pengobatannya atau penyebab munculnya penyakit tersebut. Salah satunya Ialah penyakit cacar air yang pasti pernah diderita oleh semua orang.

Pasti kamu sering mendengar tentang suatu hal yang berkaitan dengan cacar air ini. Akan Tapi, kamu tak pernah tahu apakah itu hanyalah sekedar mitos atau benar-benar fakta. Biasanya kita hanya mendengar hal-hal tersebut dari orangtua, kerabat ataupun saudara tanpa tahu kebenarannya. Oke, supaya kamu tak gundah apakah hal yang biasa diucapkan untuk cacar air itu benar atau salah, silahkan simak ulasan berikut ini.

Pengidap cacar air boleh mandi??

Kalau sakit cacar air tak boleh mandi sampai bentol-bentol di tubuhnya kering. Hal itu yang biasanya diucapkan oleh ibu ketika kita sedang terkena cacar air. Hal itu dimaksudkan karena kalau kita mandi, dapat jadi cacar air akan menjadi semakin lama untuk sembuh.

Akan Tapi, hal tersebut ternyata tak benar lantaran menurut beberapa penelitian mengungkapkan kalau pengidap cacar air harus mandi. Dengan mandi, kuman yang ada di dalam tubuh akan cepat hilang dan alhasil cacar air dapat cepat untuk sembuh. Tapi untuk penderita cacar air wajib sekali untuk memperhatikan beberapa hal saat mandi. Ialah tak menggosok tubuh terlalu kuat karena ditakutkan dapat menyebabkan timbulnya bekas luka. Kemudian harus menggunakan sabun antiseptik guna menghilangkan bakteri yang ada di tubuh.

Penyebab Cacar air akan bertambah parah jika terkena angin

Mengidap penyakit cacar air memang sangat tersiksa. Bukan hanya karena gatal-gatal yang tak ada habisnya, tapi lantaran tak dapat ke mana-mana sampai cacarnya sembuh. Hal tersebut dilakukan karena ditakutkan akan semakin parah cacar airnya apabila terkena angin.

Baca Juga:  6 Cara Melancarkan Haid Tidak Teratur

Padahal sebenarnya, orang yang terkena cacar air itu tak boleh ke luar ruangan bukan karana penyakitnya akan tambah parah. Tapi lebih kepada cacar airnya dapat menular kepada siapa saja yang daya tahan tubuhnya kurang bagus.

Hal yang kita anggap benar tentang cacar air, ternyata cuma mitos belaka. Pernyataan yang kita dengar bukan berarti salah, tapi alasannya saja kurang tepat. Jadi mulai saat ini kamu tak perlu bingung lagi dengan semua hal yang berkaitan dengan cacar air. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa sebarkan ke semua kerabat kamu

Cacar air hanya terjadi sekali seumur hidup

Cacar air biasanya dikaitkan dengan pernyataan kalau penyakit tersebut hanya dapat terjadi sekali dalam seumur hidup. Alasannya karena setiap orang akan memiliki kekebalan tubuh yang kuat setelah mengalami penyakit tersebut. Tapi usut punya usut ternyata itu hanyalah mitos lho Saboom (Sahabat Boombastis).

Penyebabnya banyak orang yang mengalami cacar air lebih dari sekali dalam hidupnya. Itu dapat terjadi lantaran kekebalan tubuhnya kurang untuk melawan virus cacar air. Sehingga supaya kamu terhindar dari cacar air untuk kesekian kalinya, dapat dengan cara menjaga kebersihan tubuh. Kemudian tutup mulut dan hidung ketika sedang bersin.

Penyakit cacar air mudah menular

Banyak orang bilang kalau cacar air itu dapat menular kepada siapa saja yang ada di dekat penderitanya. Terkecuali orang yang sudah pernah mengidap cacar air sebelumnya. Hal ini sampai sekarang masih dipercaya, karena ada beberapa kasus kalau cacar air cepat sekali menularkan virusnya ke orang terdekatnya.

Tapi, hal tersebut ternyata tak sepenuhnya benar. Memang cacar air dapat menular kepada siapa saja, Tapi itu berlaku kalau orang tersebut daya tahan tubuhnya sedang mengalami penurunan. Sehingga jangan pernah takut lagi untuk menjenguk orang yang mengidap cacar air.

Apakah artikel ini Bermanfaat?

Leave a Comment