4 Cara Mengeluarkan Dahak dan Lendir pada Bayi

No ratings yet.

Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi – Saat mengalami kondisi kongesti dada atau pada hidung, bayi tidak bisa mengeluarkan dahaknya dengan sendiri. Kongesti merupakan kondisi yang umum yang dialami pada bayi. Kondisi kongesti yang dapat memproduksi dahak pada bayi dapat terjadi karena beberapa faktor.

Hal-hal seperti bernapas di udara yang kering, perubahan cuaca, infeksi virus, bernapas pada saat udara tercemar polusi atau asap rokok, dan beberapa jenis alergi dapat menjadi berbagai faktor yang dapat menyebabkan kondisi kongesti pada bayi. Pada saat di mana bayi memiliki dahak, tentu saja mereka membutuhkan bantuan orang dewasa saat harus ingin mengeluarkan dahaknya guna tidak menyumbat hidung dan dada mereka. Dahak atau yang juga disebut dengan sputum adalah mukus yang keluar dari saluran pernapasan atas.

Begini Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi

Untuk itu, dilansir dari Working Mother, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu sang bayi mengeluarkan dahak pada saat kongesti.

1. Keluarkan dahak bayi dengan uap

Untuk mengeluarkan dahak yang terdapat di dalam dada sang bayi, Anda dapat melakukannya dengan membuat sauna buatan di dalam kamar mandi rumah Anda. Tutup pintu kamar mandi dengan rapat, lalu nyalakan keran atau pancuran air di kamar mandi anda dengan mengatur suhu air menjadi panas.

Baca Juga:  6 Cara Menambah Tinggi Badan Secara drastis

Uap yang menempel di cermin atau kaca kamar mandi Anda dapat membuat bayi bernapas dengan lancar sedikit demi sedikit. Temani bayi di dalam kamar mandi tersebut selama kurang lebih 20 menit sampai dahak keluar. Lakukan proses ini selama 4 kali dalam sehari untuk tetap membuat dahak pada bayi keluar dengan cepat.

2. Tepuk dada atau bagian punggung untuk menghilangkan dahak

Menepuk bagian dada dan punggung si kecil juga sangat dapat membantu menghilangkan dahak dengan cepat dan efektif. Baringkan bayi di kaki Anda, buat posisi kepalanya sedikit lebih rendah daripada bagian tubuh yang lainnya, lalu mulai tepuk dengan tangan yang tertangkup.

Tepuklah pada area punggung di sekitar paru-paru dengan gerakan yang cukup kuat tetapi tetap lembut. Posisi bayi tersebut dapat membantu dahak akan lebih cepat keluar. Jika ingin menepuk dada, lebih baik lakukan secara bersamaan dengan treatment sauna yang telah dijelaskan di atas. Hal ini akan membuat efek dahak akan keluar dengan lebih cepat.

3. Tingkatkan asupan cairan untuk mengatasi dahak pada balita

Cairan lebih yang ada di dalam tubuh bayi juga bisa membantu mengencerkan lendir dahak. Hindari air dan jus jika bayi tersebut masih berusia di bawah 6 bulan. Berikan ia ASI atau susu formula sebagai gantinya. Untuk bayi yang berusia 6 bulan ke atas diperbolehkan untuk minum air mineral atau jus.

4. Menggunakan bulb syringe untuk menghilangkan lendir pada bayi

Bulb syringe adalah sebuah alat yang dapat digunakan untuk mengisap lendir yang terdapat di dalam hidung dan mulut bayi.
Untuk menggunakannya, peras terlebih dahulu bulb alat tersebut sebelum memasukkannya ke dalam mulut bayi. Lalu, lepaskan bulb dengan ujung alat ke bagian pipi atau bagian tenggorokan bayi. Setelah itu, ambil lendir dan masukkan ke dalam bulb.

Baca Juga:  Beberapa Cara menghilangkan Cegukan yang Membandel Anti Gagal

Pada saat melakukan proses ini, berhati-hatilah untuk tidak memasukkan ujung bulb syringe ke dalam tenggorokan bayi.
Dan jika sang bayi mengalami hidung tersumbat, lakukan proses yang sama seperti di atas ke dalam lubanh hidung bayi. Namun setelah dipakai untuk mulut, tetap ingat untuk membersihkan alat tersebut terlebih dahulu sebelum Anda masukkan ke dalam lubang hidung sang bayi.

Apakah artikel ini Bermanfaat?

Leave a Comment