Bunga Raflesia, Tumbuhan Bunga Parasit di Hutan Hujan Indonesia

No ratings yet.

Thomas Stamford Raffles adalah salah seorang pemandu asal Indonesia yang pertama kalinya menemukan jenis tumbuhan bunga parasit satu ini, yakni bunga rafflesia. Tumbuhan tersebut ditemukan di hutan hujan Indonesia, setidaknya ada sekitar 27 jenis spesies yang kesemua ditemukan di Asia Tenggara, tepatnya di Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sumatera, dan Filipina.

Bunga raflesia ini pada dasarnya tidak memiliki daun, batang, atau pun akar. Bunga rafflesia tersebut adalah endoparasit pada tumbuhan merambat dari keluarga vitaceae, yang kemudian menyebarkan haustoriumnya yang mirip sekali seperti akar di dalam jaringan tumbuhan tersebut. Namun buat Anda yang ingin tahu informasi lebih lengkap dan detailnya tentang bunga raflesia, silakan di simak rangkumannya di bawah ini.

Ciri-ciri Bunga Rafflesia, Si Bunga Raksasa

bunga rafflesia berada di taman nasional

Satu – satunya bagian tubuh bunga rafflesia yang bisa dilihat dari luar inangnya adalah bunga bermahkota lima. Dari semua jenis bunga raflesia, ternyata jenis raflesia arnoldii merupakan bunga dengan diameter lebih dari 200 cm dan dengan memiliki bobot hingga 10 kg. Bahkan untuk jenis bunga raflesia dengan ukuran paling kecil pun bunganya memiliki diameter hanya 20 cm, dan bernama raflesia manillana. Bunga raflesia dengan jenis ini memiliki bunga yang berbau seperti daging busuk. Oleh sebab itu jenis bunga rafflesia tersebut kerap kali disebut sebagai bunga bangkai atau bunga daging. Bau jenis bunga raflesia yang tidak enak ini mampu menarik serangga, seperti lalat dan kumbang, yang membawa serbuk sari dari bunga raflesia jantan ke bunga raflesia betina.

Sedikit yang diketahui tentang proses penyebaran biji bunga rafflesia. Akan tetapi tupai serta mamalia hutan yang lain ternyata memakan buahnya dan kemudian menyebarkan biji – bijinya. Bunga raflesia ini juga termasuk sebagai bunga resmi negara Indonesia, begitu pula provinsi Surat Thain di Thailand. Nama bunga bangkai yang digunakan untuk bunga raflesia tersebut pada dasarnya memang cukup membingungkan sekali, sebab nama umum ini ternyata juga dipakai untuk menyebut amorphophallus titanum atau suweg raksasa maupun batang krebuit dari keluarga araceae. Terlebih lagi dikarenakan amorphophallus memiliki perbungaan tidak bercabang terbesar di dunia.

Ia bahkan kadang – kadang secara salah kaprah dianggap sebagai jenis bunga terbesar di dunia. Baik itu bunga raflesia atau pun bunga amorphophallus adalah jenis tumbuhan bunga. Akan tetapi hubungan kekerabatan mereka sangat jauh. Bunga rafflesia arnoldii memiliki bunga tunggal terbesar di dunia dari seluruh jenis tumbuhan berbunga. Setidaknya jika orang menilai dari segi bobotnya, amorphophallus titanum memiliki perbungaan tidak bercabang terbesar, sementara itu untuk palem talipot atau corypha umbraculifera sendiri memiliki perbungaan bercabang terbesar, dan terdiri atas ribuan bunga, tumbuhan ini monokarpik. Itu artinya pada tiap – tiap individunya akan mati setelah berbunga.

Baca Juga:  Kumpulan Gambar Bunga Tercantik di Seluruh Dunia, Cocok Untuk Jadi Wallpaper HP!

Perbedaan Antara Bunga Rafflesia dan Bunga Bangkai

deskripsi bunga raflesia arnoldi

Jika dilihat dari segi nama panggilan dan nama latin tampak berbeda

Ya, jika dilihat dari segi nama, kedua jenis bunga ini jelas sangat berbeda sekali, akan tetapi memang cukup mudah sekali tertukar. Apabila bunga rafflesia punya nama latin rafflesia, sementara itu di Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis bunga raflesia yang bisa ditemukan di Sumatera, yakni rafflesia arnoldii, rafflesia hasselti, rafflesia bengkuluensis, dan rafflesia gadutensis. Lalu untuk jenis bunga bangkai sendiri memiliki nama latin amorphophallus dan ragam jenisnya cukup banyak sekali. Di Indonesia setidaknya ada jenis bunga bangkai yang cukup terkenal sekali, yakni amorphophallus titanum. Selain hal tersebut juga ada amorphophallus gigas, amorphophallus variabilis, dan amorphophallus moeleri.

Memiliki bentuk tanaman yang sangat berbeda sekali

Jika dilihat sekilas maka Anda akan dapat melihat bentuk dari kedua jenis bunga ini tampak sangat berbeda sekali. Harus Anda ingat juga bahwa bunga bangkai merupakan jenis bunga raksasa yang memiliki tonggol atau spadix maupun bagian menjulang tinggi ke atas. Bagian pelindung jenis bunga ini yang mekar biasanya disebut dengan braktea. Sementara itu untuk bunga raflesia sendiri adalah bunga raksasa yang tidak menjulang tinggi, akan tetapi melebar ke samping. Punya bagian lubang yang cukup besar sekali di bagian tengahnya, dan kelopak bunga yang indah berwarna merah bata.

Baca juga: Ciri-ciri Bunga Bangkai

Golongan tumbuhan yang berbeda

Bunga rafflesia adalah golongan tumbuhan parasit yang masih satu marga dari rafflesiaceae. Tumbuhan dengan jenis ini umumnya hidup menyerap nutrisi tanaman induk, atau inangnya yakni tetrastigma. Ini sejenis tumbuhan pemanjat yang masih satu keluarga anggur – angguran. Sementara itu untuk bunga bangkai atau amorphophallus sendiri asalnya dari keluarga talas – talasan. Walaupun sama – sama mengeluarkan bau bangkai yang kurang sedap, bunga raflesia merupakan parasit yang hanya dapat bertahan hidup dengan bergantung dari pohon inangnya. Lalu untuk bunga bangkai sendiri punya umbi batang hingga akar sendiri, sehingga dapat mencari makan sendiri.

Ukuran bunga Rafflesia beda denga Ukuran Bunga Bangkai

Bunga rafflesia punya diameter yang sangat bervariasi sekali, tergantung dari jenisnya. Diameter bunga raflesia padma adalah 35 cm – 40 cm, sementara itu untuk bunga raflesia arnoldii diameternya bisa mencapai 1 m. kemudian untuk jenis bunga bangkai atau amorphophallus tingginya bisa mencapai 2.5 m dengan lebar 1.5 m pada saat mekar.

Jenis kelamin

Dalam satu tanaman bunga rafflesia punya dua jenis kelamin atau yang biasanya disebut sebagai bunga berumah dua. Sementara itu untuk bunga bangkai atau amorphophallus sendiri ada yang berkelamin jantan, ada pula yang berkelamin betina, berbeda tumbuhan. Oleh sebab itu, bunga bangkai lebih mudah dikembangbiakkan dengan biji. Begitu pun sebaliknya, biji bunga raflesia sukar didapatkan sebab bunga jantan dan bunga betinanya sulit didapati mekar bersamaan.

Lingkungan Hidup dan Cara berkembangbiak Bunga Rafflesia tidak sama

Jenis bunga rafflesia bisa tumbuh dengan biji hasil dari pembuahan bunga raflesia jantan dan bunga raflesia betina. Akan tetapi biji tersebut sulit ditemukan sebab pembuahannya sendiri harus terjadi di dalam satu tanaman yang mekar secara bersamaan dengan dua kelamin yang berbeda. Bunga bangkai atau amorphophallus bisa tumbuh lewat biji bunga dan umbi. Namun demikian apabila dari biji, tanaman tersebut ternyata masih perlu hingga puluhan tahun untuk tumbuh dan berbunga. Apabila dari umbi, tanaman ini akan tumbuh lebih cepat tergantung dari usia umbi yang ditemukan.

Jenis bunga rafflesia ini merupakan bunga yang sangat selektif sekali, ia tidak akan bisa tumbuh selain di poho tetrastigma, sejenis tumbuhan anggur hutan. Itu pun ternyata tidak bisa di semua jenis pohon tersebut. Hanya di waktu yang tepat saja dan nutrisi yang pas baru bunga raflesia ini akan tumbuh. Belum tentu pula bisa mekar, sebab tergantung cuaca, tanah, dan masih ada banyak lagi.

Baca Juga:  Bunga Flamboyan Terancam Punah? Benarkah?

Jenis – Jenis Bunga Rafflesia yang Harus Diketahui

Jenis bunga rafflesia arnoldi

Jenis – Jenis Bunga Raflesia

Untuk jenis bunga rafflesia yang pertama ini ditemukan pada tahun 1818 silam, tepatnya di hutan tropis Bengkulu, di Sumatera dekat sekali dengan sungai manna, Lubuk Tapi, Bengkulu bagian selatan. Penamaan bunga raksasa tersebut asal mulanya dari seorang pemandu ekspedisi yang dipimpin Thomas Stamford Raffles. Sehingga bunga dengan jenis ini diberi nama sebagai bunga rafflesia arnoldii yang didasarkan dari gabungan nama Thomas Stamford Raffles dengan Jeseph Arnold sebagai penemu dari bunga tersebut. Bunga raflesia dengan jenis ini pada dasarnya tidak berakar, tidak bertangkai, dan tidak pula berdaun.

Bunga rafflesia ini punya diameter hingga 1 m pada saat mekar dan dengan bobot sekitar 11 kg. Bunga tersebut memiliki lima daun mahkota cantik yang mengelilingi bagian mirim lubang di gentong, dan juga dengan bintik – bintik putih tak beraturan. Di dasar bunganya ada bagian seperti piringan berduri, berisikan benang sari atau pun putik. Bunga tersebut hanya berumur sekitar tujuh hari setelah itu akan layu dan mati. Persentase pembuahan bunga ini sangat kecil sekali, sebab bunga jantan dengan bunga betinanya jarang mekar bersamaan dalam tujuh hari, itu pun jika ada lalat yang datang membuahi.

Jenis bunga rafflesia bengkuluensis

Jenis bunga rafflesia bengkuluensis

Kemudian untuk jenis satu ini adalah satu dari lima jenis bunga raksasa langkah rafflesia yang terdentifikasi di hutan Bengkulu. Bunga tersebut beberapa waktu lalu ditemukan mekar di kawasan belukar bantaran sungai penangkulan yang ada di sekitar desa Mnau IX, Kaur, Bengkulu. Bunga raflesia dengan jenis ini merupakan spesies tanaman parasit yang baru dari keluarga raflesia. Tanaman asli Sumatera tersebut ditemukan setelah dilakukan penelitian ekstensif rafflesia arnoldii oleh Departemen Hutan Universitas Bengkulu pada saat mereka melihat beberapa organisme secara signifikan lebih kecil hingga akhirnya diklasifikasikan sebagai spesies yang terpisah.

Hutan yang ada di wilayah Kaur adalah habitan endemik jenis rafflesia ini yang diidentifikasi oleh para rafflesia dari Universitas Kebangsaan Malaysia dan juga Universitas Bengkulu. Selain jenis tersebut, hutan yang ada di wilayah Bengkulu ternyata juga ditumbuhi oleh empat jenis bunga raflesia yang lain, yakni rafflesia arnoldii, raflesia hasselti, rafflesia gadutensis, dan rafflesia kmumu yang termasuk sebagai jenis raflesia baru.

Jenis bunga rafflesia gadutensis

Jenis bunga rafflesia gadutensis

Jenis bunga rafflesia ini merupakan spesies tanaman parasit dari genus rafflesia. Tanaman dengan jenis tersebut diberi nama setelah tempat dimana pertama kalinya ditemukan, yakni di Ulu Gadut, Sumatera Barat. Bunga raflesia dengan jenis ini pernah mekar sempurna di Hutan lindung boven lais, Bengkulu. Hutan lindung tersebut adalah habitat tiga jenis bunga raflesia. Selain bunga rafflesia gadutensis, di kawasan ini ternyata juga ditemukan bunga rafflesia arnoldii dan bunga rafflesia kemumu.

Jenis bunga rafflesia hasseltii

Jenis bunga rafflesia hasseltii

Jenis bunga rafflesia berikut ini adalah spesies tanaman parasit yang bisa ditemukan di Taman Nasional Kerinci Seblat, Sumatera. Bercak putih yang tampak cantik dari bunga jenis ini cukup dominan sekali, dan itulah yang membedakan dengan jenis bunga raflesia lainnya.

Pada spesies lain, bercak putih tampak lebih kusam dan juga terdapat titik – titik kecil. Kelopak bunganya memiliki diameter 60 cm dan berwarna merah bata. Bunga rafflesia dengan jenis ini tergolong unik sekali, sebab tidak memiliki batang dan daun, tetapi hanya bisa bertahan hidup selama tujuh hari saja. Padahal sampai terbentuk bunga sempurna, tanaman tersebut butuh waktu cukup lama, yakni sekitar 20 bulan.

Baca Juga:  Ada Sejuta Manfaat Dibalik Mitos dan Kecantikan Bunga Kamboja

Jenis bunga rafflesia kemumu

Jenis bunga rafflesia

Tidak jauh berbeda dengan jenis bunga rafflesia di atas, jenis ini adalah keluarga dari spesies tanaman parasit dari genus rafflesia. Tanaman tersebut asalnya dari Sumatera yang baru diidentifikasi sebagai raflesia jenis baru di tahun 2017 kemarin, sehingga saat ini di Bengkulu memiliki lima jenis bunga raflesia yang sudah teridentifikasi.

Bunga rafflesia dengan jenis ini mekar dengan sempurna di kawasan hutan sekitar desa Tebing Kaning, Bengkulu Utara yang masih berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung boven lais.

Fakta Menarik dan keunikan dari Bunga Rafflesia

keunikan Bunga Raflesia

Masa mekar yang tak menentu

Pada dasarnya tidak ada yang bisa ramalkan kapan bunga rafflesia ini akan mekar dengan sempurna. Ada yang mengatakan bahwa setelah hujan lebar. Pendapat lain mengatakan bahwasannya bulan berakhir di “er”. Tetapi demikian ada pula yang mengatakan di bulan Juli. Butuh sekitar 9 bulan untuk bisa mekar sempurna dan hanya dapat bertahan selama tujuh hari. Jadi, hanya orang – orang beruntunglah yang bisa menyaksikan keindahan bunga raflesia tersebut.

Memiliki bau yang tidak sedap, alias berbau busuk

Bau busuk yang ditawarkan oleh bunga rafflesia ini disukai oleh lalat dan juga serangga lain untuk hinggap, sebab mereka sangka itu adalah bau dari daging busuk. Ini adalah cara bunga raflesia untuk bisa bertahan hidup. Walaupun lalat tidak mendapatkan manfaat dari bunga raflesia itu, ketika mereka duduk, serbuk sari menempel di punggungnya. Pada saat lalat ini akan berpindah ke bunga raflesia betina, mereka menyimpan serbuk sari pada bunga raflesia tersebut, sehingga memungkinkan terjadinya pembuahan.

Buah yang dihasilkan berukuran sangat kecil dan berdaging dengan ribuan biji. Buah tersebut dikonsumsi pohon shrews lalu membantu proses menyebaran bibit tanaman. Sebab bunga rafflesia adalah tamanan uniseksual dan jarang sekali terjadi, maka ada kemungkinan sangat langka bahwasannya seekor lalat yang duduk di atas bunga raflesia jantan dan membawa serbuk sari dari bunga tersebut akan duduk dengan bunga raflesia betina untuk mentransfer serbuk sari ke bunga raflesia betina untuk proses pembuahan.

Termasuk jenis bunga nasional Indonesia

Bunga rafflesia ini dianggap sebagai salah satu jenis bunga nasional Indonesia. Peringatan tersebut ditetapkan di setiap tanggal 9 Januari sebagai hari penetapan sebagai bunga nasional.

Jumlah antara bunga rafflesia jantan dan betina tidak seimbang

Tanaman rafflesia jantan lebih banyak dibandingkan raflesia betina, disproporsi besar ini juga menjadi kerugian bagi penyebaran spesies tersebut. Sebab, ada kemungkinan terbatas untuk bunga raflesia jantan dan betina untuk mekar serta ditemukan cukup dekat pada saat yang bersamaan sehingga penyerbukan tersebut bisa terjadi.

Penyebaran spesies

Jenis bunga rafflesia setidaknya punya 20 jenis spesies di dunia. Misalnya saja di Indonesia dan Malaysia masing – masing punya 8 jenis spesies, dan sisanya lagi tersebar di Filipina dan Thailand.

Rafflessia Jenis bunga langka dan terancam punah

Saat ini, jenis bunga rafflesia dianggap sebagai salah satu jenis tanaman yang terancam punah di bumi. Beberapa jenis raflesia, seperti rafflesia arnoldii dan rafflesia magnifica bahkan diklasifikasikan sebagai jenis bunga raflesia yang sangat terancam punah oleh IUCN.

Kisaran kecil distribusi spesies tersebut dan penghancuran habitatnya merupakan kedua faktor yang mendorong spesies ini untuk punah. Walaupun para pemerhati lingkungan sudah berusaha keras untuk menumbuhkan raflesia di lingkungan yang terkendali dan juga terlindungi, akan tetapi upaya yang seperti ini sebagian besar tidak berhasil.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang bunga rafflesia, tumbuhan bunga parasit di hutan hujan Indonesia. Semoga bermanfaat.

Apakah artikel ini Bermanfaat?

Leave a Comment